Dalam sunyiku
Aku menatap samudra lepas membentang
Ombak menghempas datang dan pergi
Dengan irama shadu
Buih-buih kecil terpapar di bibir pantai
Teringat akan tawa sukaria
Anak-anak pantai yang berkelakar dengan ombak
Diatas karang-karang pantai
Siput-siput kecil yang terhempas ombak,
Lumut-lumut hijau yang menempel di antara batu
hitam kelam
Kutatap lagi di selah-selah pecahan gelombang
Disana ada suara yang memanggil
Suara rindu untuk mengecup sekali lagi
Pantai itu dengan bibirku sendiri
Kutatap lagi perahu-perahu
Sampan dan pukat
Disana ada suara yg memanggil
Suara anak-anak desaku
Kutatap karang-karang pantai
Kudengar lagi gedebar-gedebur ombak
Yang menghempas siang malam dengan m…
yang unik
Gemuruh-gemuruh yang senantiasa getarkan…
Disana ada hentakan-hentakan hilibe par…
nelayanku
Gulungan-gulungan lautan
Lipatan-lipatan gelombang
Yang tersimpan rapih dalam nubariku
Semuanya ini bermula dan akan berakhir
di tempat kelahiranku.
Lamalera………………..
Sumber Puisi dari Buku Puisi Alunan Irama Sari, Yudith Regina A. Keraf, Tollelegi 2016

———————
Tentang Penulis
Yudith Regina A. Keraf, lahir di Lamalera, Lembata. Setelah menempuh pendidikan sebagai Guru Agama Katolik pada PGAK-Yohanes Paulus II Waibalun, Flores, Yudith memutuskan untuk bergabung dengan Kongregasi Suster-Suster Misionaris Abdi-Abdi Roh Kudus di Hokeng-Flores. Setelah menyelesaikan studi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Yudith diutus ke Regio Inggris-Irlandia. Saat ini Yudith bekerja dan menetap di Birmingham, United Kingdom(UK).





