Pada Punggung yang Menyanggah Langit
Oleh Maria Melati Kefi, Mahasiswi Pendikan Sejarah, Universitas Sanata Dharma “Sebelum mengenal dunia, aku lebih dulu mengenal cinta dari seorang lelaki yang kupanggil Bapak.” […]
Oleh Maria Melati Kefi, Mahasiswi Pendikan Sejarah, Universitas Sanata Dharma “Sebelum mengenal dunia, aku lebih dulu mengenal cinta dari seorang lelaki yang kupanggil Bapak.” […]
Oleh Odemus Bei Witono, Kolumnis, dan Pemerhati Pendidikan Hujan rintik-rintik yang dingin menyiram tanah berdebu di pinggiran desa itu, tetapi tidak ada […]
Catatan redaksi: Dalam polemik sastra antara Ignas Kleden (almarhum) dan Afrizal Malna pada 1997, dua sastrawan turut memberikan komentar, yakni Budi Darma dan Nirwan […]
“Di matanya yang cinta, luka tak pernah membutakan apa-apa” Pagi di Bajawa masih dingin ketika Maria sudah berada di dapur. Kabut turun […]
Oleh Andina Dwifatma ADA banyak yang dapat diteladani dari sosok Ignas Kleden sebagai seorang cendekiawan. Produktivitasnya, keluwesannya berbahasa, kekuatan dan kerapihan argumentasinya, […]
Oleh Parilek Koyoga, Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma – Yogyakarta Sebuah puisi yang baik sering kali bekerja seperti jaring perangkap. Selain […]
Oleh Bartolomeus Caesar Seto Bramantyo, Mahasiswa Sastra Indonesua, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Ekranisasi merupakan proses pengalihan sebuah karya sastra ke medium film. Dalam […]
Oleh Odemus Bei Witono, Direktur Perkumpulan Strada dan Pemerhati Pendidikan Lampu pijar lima watt menggantung di sudut teras rumah tua itu, bergoyang […]
Oleh Yoseph Yapi Taum Ada puisi yang enak dibaca dalam diam, ada pula yang menyala di atas panggung. Pada dekade 1970-an hingga 1980-an, […]
Oleh Odemus Bei Witono Di tengah kepungan dinding yang kian menghimpit, sebuah kamar di sudut kampung kumuh menjadi saksi bisu atas kelahiran sebuah […]