“Sekuntum Mawar di Makam Ina Essy” – Sebuah Cerpen Yoseph Yapi Taum
Kuletakkan sekuntum mawar di atas makam Ina Essy, istriku, dan aku mulai berpikir tentang pensiun. Kubiarkan gerimis membasahi rambut, wajah, dan tubuhku. Dengan […]
Kuletakkan sekuntum mawar di atas makam Ina Essy, istriku, dan aku mulai berpikir tentang pensiun. Kubiarkan gerimis membasahi rambut, wajah, dan tubuhku. Dengan […]
Oleh Odemus Bei Witono Pandu adalah mahasiswa semester lima yang terkenal karena tampilan dirinya yang awut-awutan. Hari-harinya di kampus lebih banyak […]
Oleh Bara Pattyradja di kaki bukit Larantuka engkaulah gunung batu yang bersila hening bagai kaku pohonan paul, paul kau masih saja sesunyi air […]
Oleh Catatan Pringadi Secara garis besar, sajak-sajak Alois A. Nugroho ini berpijak pada imaji. Ia memiliki citraan yang kuat sehingga saat membaca […]
Oleh Yoseph Patty Wenge Hari ini Kristus sahabat kita Di sorga berdarah dan tersenyum Wajahnya rama dan berdebu Hari ini di Kamboja […]
Oleh Khalil Gibran Waktu aku pergi ke kebun, di tengah jalan aku melihat-Nya memanggul salib. Banyak orang yang mengikuti-Nya. Lalu aku […]
TIGA PUISI PASKAH KARYA YOSEPH YAPI TAUM Menjelang perayaan Paskah tahun 2024, redaksi menyajikan tiga puisi karya Yoseph Yapi Taum, yakni: “Dismas di […]
Oleh Paskalis Liko Bataona Pada laut, engkau menjahit kenangan dengan ikan-ikan dan terumbu karang Engkau merenda l a j a […]
REQUIEM Katamu Tuhan tinggal dalam diri, tapi kau berdoa menatap langit tak menunduk menatap tubuh. Seolah Tuhan begitu jauh. —————————— […]
Penyair, Sastrawan, dan Budayawan Prof.Abdul Hadi WM dikenal sebagai konseptor gerakan sastra Angkatan 70, gerakan sastra sufi dan gerakan kembali ke akar. Jika […]