– Aku dan Tabula Rasa – N a t a l – R u m a h – Biarawati -, Sajak-sajak Yiurika Retanubun
Aku dan Tabula Rasa pada awalnya saja, aku dan kau hanyalah serpihan debu; tempat rumput ilalang berkembang; serpihan dari jiwa leluhur yang mati […]
Aku dan Tabula Rasa pada awalnya saja, aku dan kau hanyalah serpihan debu; tempat rumput ilalang berkembang; serpihan dari jiwa leluhur yang mati […]
DEBAR Debaran yang muncul Bersamaan dengan bahagia Diiringi oleh alunan lagu Bersemayam dalam sebuah rasa Debaran yang bergetar seiring dengan hembusan angin Tersirat […]
AJARKAN AKU Ajarkan aku rasa sakit, ya pahlawan Terputar di benakku banyak adegan Engkau melawan senjata api dengan bambu yang diruncingkan Tiada keluhan […]
Rintihan Rindu Rindu adalah perasaan nestapa jiwa Menjadi hampa terpaku hening Tawar tanpa rasa selayaknya elok paras senja Datang untuk memberi cinta, binasa […]
Yang Tertawan cahayamu luruhkan rembulan indah kilaunya pun melumat kasunyatan mencabik raga tanpa daya membungkam kata tanpa asa perlahan alam ikut memudar sisakan […]
Hyacinth Burung berkicau pelan nan merdu sinar surya menyelinap di balik kelambu tanda hari baru telah datang hampiriku; ingatkanku akan pagi nan riang […]
Tentang Aku Aku selalu hidup dibayang ketakutan Aku selalu menjadi misteri di bawah radangnya rumah tua Lusuhnya pakaianku selalu jadi bahan tawa para koruptor […]
Oleh Mike Keraf Dua butir pasir rebah dalam sunyi Masih kumenanti ayahku kembali Di tepian Kènafatang Nyanyian para nelayan meninggi sekuat debur gelombang Memukau […]
Perahu Kertas Waktu masih kanak-kanak kau membuat perahu kertas dan kau layarkan di tepi kali; alirnya sangat tenang, dan perahumu bergoyang menuju lautan. “Ia […]
Y.B. Mangunwijaya SABAR sekali Pastor berambut putih itu mendengarkan kisah nyata lelaki yang terbaring remuk-redam di ranjang kematiannya dan seperti dikejar waktu mengeluarkan […]